twitter
facebook
youtube
pinterest
google-plus
rss
tumblr

Mengintip Cara Kerja Sistem Alat Anti Sadap dari ICK

Comment are off

Binasuara.id – Info Teknologi – PT Indoguardika Cipta Kreasi (ICK) telah menghadirkan 12 produk teknologi anti sadap salah satunya yang paling menarik TrackIT. TrackIT, sebuah teknologi sistem pendeteksi ponsel jaringan 3G, yang dirancang untuk institusi penegakan hukum garapan perusahaan perintis Industri IT Security Indonesia Spesialis anti sadap, ICK.

Sujoko, Research & Production Director PT ICK, TrackIT 3G adalah sistem pendeteksi ponsel jaringan 3G yang dirancang untuk badan penegak hukum dan intelijen.

“Perangkat ini dapat mendominasi target pada jaringan 3G dan mampu mencari lokasi telepon target menggunakan pencari lokasi WCDMA pasif,” ujarnya kepada awak media di Manufaktur PT ICK Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan, Senin (21/12/2015).

Dia menjelaskan, sistem ini didesain secara praktis yang dimasukan dalam suatu koper box, sehingga nyaman dibawa kemana-mana untuk keperluan penyidikan. Sistem ini dapat bekerja secara baik dengan baterai internal maupun dengan satu daya eksternal.

“Cara kerjanya dengan memasukkan nama daftar si target, terus membutuhkan fitur penangkap IMSI dan IMEI dari ponsel yang terdapat di wilayah jangkauan. Pengguna dapat mengindentifikasi target pontensial melalui data yang telah terkumpul di wilayah tersebut,” jelas Sujoko.

IMSI itu sendiri lanjut dia, didapatkan dari kepolisian yang bekerjasama dengan operator dan tersambung ke operator yang digunakan si target untuk berkomunikasi. Perangkat ini ada jangkauannya, dan saat ini sudah diuji coba di Indonesia dengan mengetahui radius dan Cell ID berapa, kemudian mencari lokasi target, misalkan di sekitar Pekalongan.

“Lalu kita merujuk ke Pekalongan dengan membawa alat ini, mencari Cell ID si target, kita merapat mengecilkan radiusnya yang sesuai dengan no Cell ID yang sama. Kita nyalakan dengan parameter IMSI, si target sudah kita dapatkan indentitas karena sudah klop dan mengunci pada si target tersebut,” terangnya.

Menurutnya, pelacakan lokasi itu sendiri dengan sistem mencari target spesifik dalam wilayah jangkauan dan kemudian sistem mendominasi target. Sistem ini juga akan memblok semua komunikasi dari telepon target. Menggunakan alat pelacak, pengguna dapat mencari target dengan ketepatan 0,3 meter.

“Untuk spesifikasinya di jaringan frekuensi WCDMA 2.100 MHz, maksimun daya transmising 10 W, kecepatan deteksi 200 pengguna/menit, kecepatan lokasi 0,3 m dari target wilayah cakupan sistem 300 meter tergantung pada jaringan sekitar,” ucap Sujoko.

Sedangkan untuk waktu operasional 4-5 jam, untuk fiturnya IMSI yang terdapat di operator jaringan, IMEI yang ada di ponsel, pelacakan lokasi.

“Untuk dapat menjalankan sistem ini spesifikasi laptop OS Windows XP atau Windows 7, dengan chipset CPU Single Core 800 MHz atau lebih, RAM 1 GB atau lebih, penyimpanan 200 MB free untuk sistem operation, sedangkan jaringannya ethernet, LAN, dan Wifi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, PT ICK saat ini telah menyediakan 12 produk anti-sadap, sebuah produk yang berkontribusi untuk keamanan Indonesia, untuk kebutuhan pemerintah dan militer.

Mulai dari software client aplikasi SMS anti-sadap, voice anti-sadap, chat anti-sadap, HT anti-sadap, VPN anti-sadap, email anti-sadap, telepon safety book (TrackIT) untuk anti sadap yang dikerjakan 100 persen dengan karya-karya anak bangsa.

Selain itu, beberapa hardware seperti HT (Handie Talkie) anti sadap, direction finder, dan beberapa alat lainnya. (Okezone/adm/rbs)

Sumber: Okezone.com

Tentang Penulis